Emak-Emak Turut Meradang, Bakal Ikut Demo Tutup Paksa PT. Rama Jaya

CANDIPURO – Persoalan lalat yang merebak akibat dampak limbah PT. Rama Jaya di Desa Rawa Selapan, Kecamatan Candipuro, Lampung Selatan (Lamsel) juga memantik amarah kaum emak-emak di desa setempat.

Bacaan Lainnya

Utamanya, yakni mereka yang berprofesi sebagai pedagang kuliner di sekitar Desa Rawa Selapan. Sebab, lalat yang merebak itu menjadi faktor pengganggu pelanggan mereka, sehingga menyurutkan pendapatan.

Para kaum emak-emak disana bahkan nekat, siap ikut terjun ke jalan turut melakukan aksi unjuk rasa, guna menuntut pertanggungjawaban perusahaan ayam pedaging itu.

Salah seorangnya, Ibu AN yang merupakan pedagang makanan mengaku, sejak merebaknya lalat dari perusahaan PT. Rama Jaya, dagangan mereka menjadi sepi dan penghasilan mereka turun drastis.

“Iya mas, semenjak banyak lalat ini dagangan saya sepi. Karna menurut pelanggan, warung saya terkesan jorok banyak krumunan lalat. Padahal lalat itu bukan karena warung saya, tapi karena kandang ayam itu,”keluhnya kepada wartawan, Sabtu (29/1/2022) semalam.

Lebih lagi, ia juga mengaku tak pernah dimintai tanda tangan izin lingkungan dari pihak perusahaan. “Saya juga gak tau mas, kita sebagai warga juga gak pernah ada pemberitahuan terkait izin lingkungan, saya gak pernah dikasih tau atau dipanggil kumpul kalau mau ada perusaan ayam disini,” Inbuhnya.

Senada juga dikatakan emak-emak lainnya, yang notabenne pedagang kuliner di Desa Rawa Selapan. Sebut saja Ibu Mawar. Ia mengeluh, sejak adanya lalat yang merebak dipemukiman itu, dagangannya juga sepi, bahkan tak cukup untuk memenuhi kebutuhan makan keluarganya saja.

“Semenjak banyak lalat mas pendapatan saya dagang ini untuk kebutuhan makan sehari-hari aja udah bersyukur mas, karna sekarang pembeli sepi efek banyak lalat jadi mereka pada males untuk beli dagangan saya,” Sambungnya.

“Iya aja kalau kita warga disini dapet jatah dari PT. Rama Jaya, ini mah kita bukan dapet jatah mas tapi cuma dapet imbas nya aja”, Sambungnya seraya kesal dengan pihak perusahaan.

Karena hal itu, ibu-ibu paruh baya ini nekat bakal ikut berunjuk rasa untuk menuntut pertanggungjawaban perusahaan akibat dampak yang ditimbulkan hingga ke warga sekitar.

“Makanya saya sebagai pedagang sekaligus warga disini, saya juga ikut menuntut pertanggung jawaban PT. Rama Jaya, jangan cuma imbasnya aja yang kita dapet, tapi kontribusi ke kita sebagai masyarakat disini harus ada. Kalau tidak ada solusi, kita tutup aja perusahaan itu, jangan berada di Desa ini” Tegasnya.(Ald/Red)

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.