Inovasi Cegah Stunting, UPTD Puskesmas Branti Raya Lahirkan Buku PMT

KALIANDA – Lomba kreasi penganekaragaman makanan tambahan untuk ibu hamil dan balita, yang diselenggarakan oleh Puskesmas Branti Raya pada tanggal 1, 2 dan 4 Maret 2022 lalu, terangkum dalam sebuah buku.

Buku yang terlahir dari lomba itu, diikuti oleh seluruh Posyandu yang ada di wilayah Puskesmas Branti Raya, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel).

Bacaan Lainnya

Hasilnya, sebuah buku yang berisikan menu penganekaragaman makanan tambahan atau disingkat PMT.

Kepala UPTD Puskesmas Branti Raya, Rosa Resnida mengatakan, lomba kreasi PMT dilakukan yang tak lain merupakan pengejawantahan program Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dalam menangani dan mencegah stunting sejak usia dini.

Stunting itu sendiri merupakan kondisi dimana tubuh manusia tak bisa tumbuh dan berkembang secara normal terutama untuk pertumbuhan anak-anak,” jelas Rosa Resnida kepada media.

Menurutnya, minimnya kecukupan asupan gizi pada masa kehamilan menjadi penyebab utama terganggunya tumbuh kembang anak pada usia dini.

“Kondisi ini diakibatkan oleh kurangnya asupan gizi pada makanan si ibu selama kehamilan. Sehingga, nutrisi yang diterima janin sedikit,” sebut Rosa Resnida.

Dari situlah, UPTD Puskesmas Branti Raya beriniasitif menyusun kumpulan menu gizi seimbang sehingga angka stunting bisa ditekan seminimal mungkin.

“Salah satu upaya yang dilakukan yakni memberikan makanan bergizi kepada anak-anak dan vitamin kepada ibu hamil. Pukesmas Branti Raya membuat kumpulan menu penganekaragaman makanan tambahan atau PMT itu agar setiap posyandu lebih berkreasi lagi mengolah makanan sayuran, buah-buahan, bahan karbohidrat agar menjadi menu kreatif yang enak dan sehat,” imbuh Kepala UPTD Puskesmas Branti Raya.

Gayung pun bersambut, buku tersebut sudah diserahkan secara simbolis kepada orang nomor satu di Lamsel dan juga untuk menambah referensi pada perpustakaan kebun edukasi milik pemda.

“Dan, alhamdulillah buku tersebut sudah diserahkan secara simbolis kepada bapak Bupati Lampung Selatan Hi Nanang Ermanto untuk menambah koleksi buku-buku yang ada di perpustakaan kebun edukasi. Semoga, buku tersebut dapat dibaca dan bermanfaat bagi masyarakat banyak,” harap Rosa Resnida di penghujung. (Alf/red)

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.