Proyek Pelebaran Jalan di Jati Agung Hampir Selesai, Warga Harapkan Kualitas Awet

 

JATI AGUNG – Pelaksanaan pelebaran bahu jalan diperkeras pada ruas jalan Desa Karang Sari – Fajar Baru, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan (Lamsel) membawa manfaat besar bagi masyarakat dan pengguna jalan.

Sebab, akses jalan penghubung antara Kota Bandarlampung dan Kabupaten Lamsel ini sebelumnya dinilai terlalu sempit. Sehingga, kerap mengakibatkan kendaraan bersenggolan. Utamanya kendaraan roda empat atau selebihnya.

Karenanya, adanya pelaksanaan pembangunan pelebaran jalan yang direalisasikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) setempat, memantik ucap syukur dari warga.

“Alhamdulillah mas, sekarang tidak ada lagi kendaraan mobil yang bersenggolan karena jalannya udah dilebarkan ini. Kalau sebelumnya, hampir tiap hari mas ada mobil yang bersenggolan karna memang terlalu sempit jalan ini,” ucap salah seorang warga Fajar Baru, Budi (56) di sekitar lokasi proyek, Senin (8/8/2022).

Budi, warga Desa Fajar Baru, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan. Foto : Dok_kjhls

Senada juga dikatakan warga lainnya, Sumarno (68). Ia mengatakan, pembangunan pelebaran jalan ini memang harus dilakukan. Sebab, sudah menjadi usulan warga sekitar dalam program pemerataan pembangunan infrastruktur di Lamsel.

“Kita bersyukur, akhirnya melalui kebijakan pak Bupati Lamsel, H Nanang Ermanto, pelebaran jalan ini bisa dilaksanakan. Sebab, jalan ini memang sangat ramai penggunanya. Karna perbatasan dengan Kota Bandarlampung,”imbuhnya.

Mereka berharap, semoga hasil dari pembangunan pelebaran ruas jalan Karang Sari – Fajar Baru ini memiliki kualitas yang baik. Sehingga, hasilnya dapat dimanfaatkan para pengguna jalan hingga bertahun-tahun yang akan datang.

“Ya, mudah-mudahan awet jalannya mas. Diharapkan juga, kedepan pemerintah bisa merealisasikan pembangunan taludnya juga. Karena sepanjang jalan ini belum ada talud,”harapnya.

Untuk diketahui, proyek pembangunan pelebaran jalan itu bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Lamsel dengan nilai Rp. 1.197.287.733,96. Sementara, sebagai pelaksana kerjanya adalah CV. Rafandra Perdana yang dikerjakan setelah tanggal kontrak yakni sejak Mei 2022 lalu.

Berdasarkan pantauan media dilokasi, pelaksanaan pengerjaan proyek ini terbilang hampir selesai. Yakni dengan jenis pekerjaan pelebaran jalan berupa rabat beton. Sementara, untuk sepesifikasi volume pekerjaan juga telah diselesaikan sesuai gambar kerja dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) dari ketentuan kontrak bersama Dinas PUPR Lamsel.

Sedangkan, untuk jaminan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) juga diindahkan oleh para pekerja CV. Rafandra Perdana. Yakni dengan mengenakan atribut lengkap, dari penutup kepala, rompi, pakaian panjang menutup lengan dan kaki, serta mengenakan sepatu boots. (Red)

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.